hal yang biasa katanya, alam demokrasi penuh dengan kritikan
dan bebas berbicara tanpa ada yang bisa mengekangnya, begitulah gambaran
peristiwa yang terjadi sekarang di tanah Aceh.
bebas mengemukakan pendapat tanpa peduli akan hakikat yang
terjadi, semata-mata dia laksana pahlawan yang baru pulang dari medan perang,
alangkah tak bermakna dan tiada di hargai sedikitpun apa yang telah di rintis
oleh para pejuang yang rela mengorbankan jiwa dan raga demi untuk mencapai
sebuah kemerdekaan, yang walau belum terlaksana namun telah banyak kita rasakan kemudahan faedah dari perjuangan itu sendiri.
namun yang menjadi tanda tanya besar di dalam perjalanan adalah kemana arah perjuangan di saat ini, dan mengapa banyak bermunculan pahlawan-pahlawan di saat
damai menjelma.
ma'af beribu ma'af wahai sang pahlawan, tiada niat untuk
mendiskreditkan perjuangan saudara, demi mencapai kemakmuran pribadi, namun adakah
saudara pahami akan arti sebuah perjuangan yang telah terjadi di negeri rencong
ini, mungkin ada gambaran kecurangan yang di perlihatkan oleh para elit politik
GAM dalam mencari kemakmuran diri, namun jangan jadikan itu sebagai momok
untuk meniadakan perjuangan yang telah melahirkan banyak makna di negeri ini.
sekali lagi harap dima'afkan apabila ada kesalahan dalam
saya mengatur kata,
yang saya heran adalah, ramai elit politik yang katanya
orang aceh tulen ternyata tanpa sadar atau memang di sengaja telah mengadakan
upaya untuk mengesampingkan GAM dan berjalan sendiri-sendiri di dalam
memperjuangkan aspirasi rakyat aceh, yang walau semua itu di lakukan demi untuk
mencari kemakmuran pribadi.
meugalak-galak bak tiek mie lam kawan ureung peulot
leuk..........???
mengapa tidak berjalan dalam sebuah wadah yang telah ada dan
mendapatkan pengakuan dunia, jika memang berkeinginan tulus demi untuk
kemakmuran bangsa.
atau memang kita ingin mengulang sejarah DI/TII, sehingga yang
akan di salahkan adalah para gerilyawan GAM oleh anak cucu kita nantinya....
wahai sang pahlawan...jangan jadikan kami tumbal
untuk mempertanggung jawabkan kesalahan ini....semoga akan ada jalan yang
lebih baik di kemudian hari.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar